Health

Atasi Nyeri Otot Setelah Olahraga, OMRON Hadirkan Teknologi Terapi Praktis

Jakarta, Trendsetter.id – OMRON Healthcare Indonesia memperkenalkan perangkat terapi nyeri berbasis Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation atau TENS terbaru yang dirancang untuk membantu masyarakat mengelola nyeri secara praktis di rumah.

Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, mengatakan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap olahraga perlu diimbangi dengan pemahaman tentang proses pemulihan tubuh.

“Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif terus meningkat, dan kami melihat kebutuhan terhadap solusi pemulihan yang praktis serta berbasis teknologi juga semakin besar. OMRON ingin berkontribusi tidak hanya melalui perangkat kesehatan, tetapi juga dengan mendorong pemahaman bahwa pemulihan merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan jangka panjang,” ujarnya.

Nyeri Otot Jadi Masalah Global

Data dari World Health Organization menunjukkan gangguan muskuloskeletal masih menjadi salah satu penyebab utama disabilitas di dunia. Dalam laporan WHO Guideline on Chronic Low Back Pain, sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020, dan jumlahnya diproyeksikan terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan bertambahnya populasi usia lanjut.

Peningkatan aktivitas olahraga juga berkontribusi pada meningkatnya risiko cedera. Studi epidemiologi olahraga global menunjukkan cedera paling sering terjadi pada lutut dan pergelangan kaki akibat gerakan berulang serta perubahan arah yang cepat.

Pentingnya Pemulihan Setelah Olahraga

Menurut Dr. Ega Jaya, nyeri setelah aktivitas fisik sering muncul akibat peningkatan intensitas latihan secara tiba-tiba atau teknik gerakan yang kurang tepat. Pemanasan sebelum olahraga serta pendinginan dan pemulihan setelah aktivitas fisik menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

“Pendekatan non-farmakologis seperti stimulasi saraf listrik dapat membantu mengurangi persepsi nyeri dan mendukung relaksasi otot, sehingga proses pemulihan menjadi lebih optimal jika digunakan sesuai anjuran,” jelasnya.

Dua Perangkat TENS Baru untuk Kebutuhan Berbeda

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, OMRON memperkenalkan dua perangkat terapi nyeri terbaru yaitu OMRON Sport TENS HV-F030 dan OMRON TENS HV-F230.

OMRON Sport TENS HV-F030 memiliki satu bantalan otot dan dua bantalan sendi sehingga pengguna dapat menyesuaikan terapi pada area tubuh yang terasa nyeri. Perangkat ini dirancang untuk membantu pemulihan setelah aktivitas fisik atau olahraga rutin.

Fitur utamanya meliputi 5 mode terapi, 15 tingkat intensitas, sesi terapi otomatis selama 15 menit, desain ringkas dan portabel

OMRON TENS HV-F230 menawarkan tingkat personalisasi terapi yang lebih tinggi dan cocok untuk pengguna dengan keluhan nyeri kronis, termasuk kelompok usia lanjut. Keunggulan utamanya antara lain stimulasi hingga 1200 Hz untuk jangkauan terapi lebih dalam, 12 mode terapi utama dan 4 mode tambahan, 20 tingkat intensitas yang bisa disesuaikan

Perangkat ini juga dilengkapi Long Life Pads yang dapat dicuci dan digunakan kembali hingga 150 kali pemakaian, menjadikannya solusi terapi nyeri yang praktis untuk penggunaan rumahan.

Selain menghadirkan inovasi perangkat kesehatan, OMRON juga terus mendorong edukasi kesehatan melalui jaringan OMRON Experience Center di berbagai kota di Indonesia.

Melalui pusat edukasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi penggunaan perangkat kesehatan, konsultasi dasar, hingga layanan purna jual. OMRON berharap masyarakat dapat tetap aktif berolahraga tanpa mengabaikan proses pemulihan tubuh, sehingga kualitas hidup tetap terjaga dalam jangka panjang.

Foto: Trendsetter/Dimas Heriyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *