Travel

Saat Alam dan Gaya Hidup Modern Menjadi Satu Pengalaman

Bromo, Trendsetter.id — Tren perjalanan berbasis alam, kebutuhan pengalaman autentik, serta meningkatnya minat wisatawan terhadap konten digital menjadikan Bromo bukan lagi sekadar destinasi singkat, melainkan tujuan utama untuk konsep slow travel dan experiential tourism.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya popularitas aktivitas sunrise trip, eksplorasi lautan pasir, wisata budaya Suku Tengger, hingga fotografi lanskap yang ramai di media sosial. Wisatawan kini mencari pengalaman menyeluruh, mulai dari cerita perjalanan, kenyamanan akomodasi, hingga koneksi dengan budaya lokal.

Seiring perubahan pola perjalanan tersebut, kebutuhan akan penginapan yang berkarakter dan berkonsep semakin meningkat. Menjawab tren ini, Jambuluwuk Bromo Resort & Poshtel hadir sebagai pilihan akomodasi yang memadukan panorama alam pegunungan dengan desain modern dan fasilitas yang relevan bagi traveler masa kini.

Properti yang berlokasi strategis di kawasan Bromo ini menyasar berbagai segmen wisatawan, mulai dari solo traveler, content creator, komunitas perjalanan, hingga keluarga yang menginginkan pengalaman menginap yang berbeda.

Trendsetter Saat Alam dan Gaya Hidup Modern Menjadi Satu Pengalaman

Mengusung konsep Resort & Poshtel, Jambuluwuk menghadirkan dua pengalaman dalam satu area. Area resort dirancang untuk wisatawan yang mencari ketenangan dengan suasana alam yang menenangkan, sementara konsep poshtel hadir dengan desain modern, fungsional, dan social-friendly, sesuai karakter generasi muda yang mengutamakan konektivitas dan pengalaman bersama.

Perwakilan manajemen Jambuluwuk Hotels & Resorts menyebut bahwa Bromo di 2026 bukan hanya destinasi wisata, tetapi perjalanan pengalaman yang lebih personal dan berkesan. Melalui konsep ini, mereka ingin menghadirkan tempat menginap yang mampu melengkapi eksplorasi wisatawan, dari relaksasi hingga interaksi dengan budaya lokal.

Selain akomodasi, Jambuluwuk Bromo Resort & Poshtel menghadirkan berbagai fasilitas pendukung yang dirancang mengikuti tren wisata modern. Area komunal untuk berinteraksi, spot foto berlatar alam Bromo, layanan wisata lokal, serta pengalaman kuliner bernuansa Nusantara menjadi bagian dari pengalaman menginap yang ditawarkan.

Kehadiran properti ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pelaku UMKM, penyedia jasa tur, hingga komunitas kreatif di sekitar kawasan Bromo.

Perubahan cara wisatawan menikmati perjalanan membuat Bromo mengalami transformasi citra, dari destinasi one-day trip menjadi tempat eksplorasi yang lebih mendalam. Penginapan dengan konsep unik dan pengalaman terintegrasi kini menjadi bagian penting dari perjalanan wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *