Gaya Hidup

Kisah Jakarta dalam 70 Karya Foto, Melihat Ibu Kota dari Sudut Berbeda

Jakarta – Jakarta bukan hanya dipotret lewat gedung pencakar langit atau kemacetan yang menjadi keseharian. Di balik hiruk-pikuknya, tersimpan ribuan cerita tentang manusia, budaya, ruang publik, hingga kuliner yang terus membentuk identitas kota. Beragam cerita itu kini dirangkum dalam pameran “Jakarta Kota Global” yang digelar komunitas Ayo Motret Jakarta (AMJ).

Pameran yang berlangsung di lantai 4 Harmoni Exchange Mall, Jakarta, hingga akhir Agustus 2026 ini menjadi penanda perjalanan enam tahun AMJ sebagai komunitas fotografi yang konsisten mendokumentasikan perkembangan Ibu Kota dari berbagai perspektif.

Lebih dari 70 karya fotografi dipamerkan kepada publik. Tidak hanya menampilkan panorama kota, tetapi juga merekam aktivitas masyarakat, budaya, sejarah, seni, hingga ragam kuliner yang menjadi bagian dari kehidupan Jakarta sehari-hari.

Perjalanan AMJ sendiri berawal pada 2020, ketika pandemi COVID-19 membatasi hampir seluruh aktivitas masyarakat. Di tengah situasi tersebut, fotografi luar ruang menjadi alternatif bagi para pecinta foto untuk tetap berkarya sekaligus menikmati ruang terbuka. Dari kebutuhan itulah Ayo Motret Jakarta lahir dan berkembang menjadi komunitas yang aktif mengeksplorasi berbagai sudut Jakarta.

Ketua Ayo Motret Jakarta, Ahmad Safarudin atau yang akrab disapa Bomber, mengatakan tema “Jakarta Kota Global” dipilih untuk menyambut babak baru Jakarta yang tengah bertransformasi sebagai kota global.

“Pameran ini ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Jakarta memiliki kekayaan yang sangat luas. Bukan hanya gedung-gedung tinggi, tetapi juga budaya, sejarah, seni, kuliner, hingga kehidupan masyarakatnya yang layak diabadikan,” ujarnya.

Menurut Bomber, Jakarta selalu menghadirkan cerita baru bagi para fotografer. Setiap sudut kota memiliki karakter yang berbeda sehingga mampu melahirkan karya visual dengan perspektif yang beragam.

Ia juga mengungkapkan pameran tahun ini memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya digelar bersamaan dengan perayaan hari jadi komunitas.

“Kalau pameran tentang Jakarta sudah beberapa kali kami lakukan. Namun yang bertepatan dengan ulang tahun AMJ baru kali ini, sehingga menjadi momen yang sangat spesial,” katanya.

AMJ menargetkan pameran ulang tahun ini menjadi agenda tahunan. Selain menjadi ruang apresiasi bagi para anggota, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat dokumentasi visual tentang perkembangan Jakarta dari masa ke masa.

Di tengah perubahan wajah kota yang berlangsung cepat, karya-karya fotografi tersebut menjadi lebih dari sekadar gambar. Setiap bingkai menyimpan jejak sejarah, merekam perubahan, sekaligus mengingatkan bahwa identitas Jakarta tidak hanya dibangun oleh infrastrukturnya, tetapi juga oleh kehidupan masyarakat yang menghidupinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *