Hermina Grand Ballroom Hadirkan Paket Pernikahan Tradisional Stylish dan Modern
Minat pasangan muda terhadap pernikahan adat kembali meningkat pada 2026. Namun bedanya, generasi sekarang ingin tradisi yang tampil lebih stylish, praktis, dan tetap terasa personal.
Melihat perubahan tren tersebut, Hermina Grand Ballroom menghadirkan “Heritage Love Wedding Package”, sebuah paket pernikahan yang menggabungkan nuansa adat Indonesia dengan sentuhan ballroom elegan dan fasilitas modern.
Paket ini bukan sekadar menawarkan venue pernikahan, tetapi juga mencoba menjawab kebutuhan pasangan masa kini yang ingin tetap menghormati budaya tanpa meninggalkan kenyamanan dan estetika modern. Konsep traditional wedding yang diusung dibuat lebih fleksibel, sehingga cocok untuk berbagai tema adat, mulai dari Jawa, Sunda, Minang, hingga Betawi.
Dengan harga mulai dari Rp128 juta untuk 300 tamu, paket ini menyasar pasangan urban yang ingin menggelar pesta pernikahan berkelas tanpa harus repot mengatur banyak vendor secara terpisah.
Beberapa fasilitas yang ditawarkan dalam Heritage Love Wedding Package antara lain penggunaan dua section ballroom, complimentary makeup room, akomodasi empat kamar, food testing untuk enam orang, hingga paket buffet lengkap yang mencakup appetizer, main course, dan dessert untuk ratusan tamu.
Tak hanya itu, paket ini juga menyediakan free flow minuman, buku resepsi gratis, parkir kendaraan, hingga dukungan listrik mencapai 10.000 watt.
Menurut pihak Hermina Grand Ballroom, paket ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia yang tetap bisa tampil relevan di era modern.
“Heritage Love Wedding Package hadir untuk pasangan yang ingin menghadirkan pernikahan adat yang hangat, sakral, tetapi tetap terlihat elegan dan berkelas,” ujar perwakilan Hermina Grand Ballroom.
Berlokasi di lantai 26 Hermina Tower, Jakarta Pusat, ballroom ini juga menawarkan nilai tambah berupa lokasi strategis dengan panorama kota yang cocok untuk kebutuhan dokumentasi maupun pengalaman tamu undangan.
Meningkatnya tren “back to culture” di kalangan generasi muda, konsep wedding berbasis tradisi diprediksi akan semakin diminati. Bukan hanya karena faktor estetika, tetapi juga karena pasangan kini mulai mencari pengalaman pernikahan yang lebih bermakna, personal, dan punya cerita kuat di balik seremoni mereka.

