Musik

Digantung atau Ditinggal? ERN Ajak Move On Lewat Single “YOWES”

Jakarta — Ada kalanya hubungan tidak berakhir dengan pertengkaran atau kata putus. Seseorang hanya tiba-tiba menghilang, meninggalkan pertanyaan, atau membuat kita terus menunggu tanpa kejelasan. Untuk situasi seperti itu, penyanyi muda ERN punya satu jawaban sederhana: “YOWES”.

“YOWES” menjadi single terbaru ERN yang mengangkat momen ketika seseorang akhirnya memilih berhenti menunggu dan berdamai dengan keadaan. Kata tersebut diambil dari bahasa Jawa yang berarti “ya sudah”.

Namun, bagi ERN, “YOWES” bukan sekadar ungkapan untuk mengakhiri sesuatu. Lagu ini menggambarkan sikap menerima keadaan sekaligus keberanian untuk melanjutkan hidup setelah menghadapi hubungan yang membingungkan.

“Harapanku, ketika teman-teman mendengarkan YOWES, terutama saat digosting atau ditinggalkan, mereka bisa merasa, ‘Ah, ya udahlah, masih banyak ikan di laut’,” ujar ERN.

Baca Juga:  Lineup Fase Pertama DWP 2024 Sajikan Nama Spektakuler

Alih-alih membawa suasana patah hati yang terlalu muram, ERN mengemas “YOWES” dengan nuansa ringan dan ritme yang mengajak bergoyang. Lagu ini bisa menjadi teman ketika sedang galau, dalam perjalanan, atau sekadar membutuhkan pengingat untuk kembali memilih diri sendiri.

“Kalau kalian sedang bingung menghadapi seseorang, dengarkan saja YOWES. Kalian deserve better,” lanjutnya.

“YOWES” juga menjadi pengalaman baru bagi ERN karena untuk pertama kalinya ia bekerja bersama tim penulis lagu yang terdiri dari Raa, Rai, Anka, dan Wizi.

Keterlibatan dalam proses penulisan menjadi bagian penting bagi ERN untuk memasukkan identitas dan idealisme bermusiknya ke dalam lagu.

Secara musikal, ERN banyak mengeksplorasi warna R&B dan pop, dengan pengaruh dari sejumlah musisi seperti Ariana Grande, SZA, Laufey, Tori Kelly, Kelly Clarkson, hingga Jacob Collier.

Baca Juga:  Gabriella Ekaputri Bercerita tentang Pahitnya Cinta

Lewat “YOWES”, ia juga mencoba membawa sentuhan lokal melalui penggunaan bahasa Jawa yang terasa sederhana, tetapi dekat dengan keseharian.

Bagi ERN, pilihan kata tersebut menjadi cara untuk menyampaikan pesan move on tanpa harus membuatnya terdengar terlalu berat.

Nama ERN sendiri berasal dari nama aslinya dan memiliki makna personal karena merupakan singkatan dari nama kedua orang tuanya. Sebelumnya dikenal dengan nama Erna, ia kemudian menyederhanakan nama tersebut menjadi ERN sebagai identitas bermusik.

Buat yang masih menunggu chat yang tak kunjung datang, terus bertanya-tanya soal status hubungan, atau baru saja ditinggal tanpa penjelasan, mungkin memang sudah waktunya bilang: YOWES.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *