A Bowl of Indonesia, Perjalanan Rasa dari Soto Tangkar hingga Konro Makassar
Jakarta — Bagaimana jika 10 sup khas Indonesia disajikan dalam satu meja dan tamu diberi kesempatan menentukan mana yang paling layak masuk menu restoran? Konsep itu dihadirkan THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa bersama KARA melalui A Bowl of Indonesia.
Dalam acara tersebut disajikan 10 hidangan berkuah dari berbagai daerah, mulai dari Soto Tangkar, Soto Kuning Bogor, Soto Medan, Soto Banjar, Empal Gentong Cirebon, Konro Makassar, Rawon Jawa Timur, Sop Kambing, Tengkleng Solo hingga Soto Madura.

Kesepuluh hidangan tersebut merepresentasikan karakter kuliner yang berbeda, mulai dari kuah kaya rempah hingga rasa gurih dengan teknik pengolahan khas masing-masing daerah.
Bukan sekadar mencicipi, para tamu juga ikut menentukan tiga hidangan favorit melalui voting. Hasilnya, Sop Kambing, Soto Tangkar, dan Konro Makassar mendapat suara terbanyak.
Ketiganya kemudian akan masuk ke Dwangsa9 Indonesian Restaurant secara bergantian selama September-November 2026. Sop Kambing menjadi menu pertama yang tersedia pada September dengan harga Rp120.000.
General Manager THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Eva Rosdiana mengatakan konsep tersebut dirancang agar pengalaman kuliner tidak berhenti sebagai acara sesaat.
“A Bowl of Indonesia bagi kami bukan hanya sebuah dining experience, tetapi juga sebuah perjalanan untuk mengenal Indonesia melalui cita rasa. Kami ingin menunjukkan bahwa kuliner adalah bagian dari seni dan budaya yang dapat menyatukan berbagai cerita dari daerah-daerah di Nusantara,” ujarnya.

Eksplorasi rasa juga diperlihatkan melalui sesi live cooking yang mempertemukan Executive Chef Yoelianto dari THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa dan Executive Chef Andreas dari KARA. Chef Andreas mengolah Soto Tangkar khas Betawi dengan iga sapi dan kuah kaya rempah, sedangkan Chef Yoelianto menghadirkan Sop Kambing dengan kuah gurih bertekstur creamy.
“Keberagaman karakter setiap daerah justru menjadi kekuatan utama kuliner Indonesia. Melalui Sop Kambing, kami ingin mempertahankan karakter hidangan yang familiar bagi masyarakat Indonesia sekaligus memberikan pengalaman rasa yang nyaman dan berkesan,” kata Executive Chef Yoelianto.
A Bowl of Indonesia merupakan bagian dari Art and Music Festival yang diprakarsai PHM Hotels. Melalui konsep ini, kuliner ditempatkan sebagai medium untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia, sekaligus memberi ruang bagi hidangan daerah untuk kembali menjadi pilihan di meja makan masa kini.

