Strategi Besar MORA Group Bangun 30 Properti dan Ekspansi Global
Jakarta, Trendsetter.id – MORA Group menyiapkan langkah agresif dengan ekspansi minimal 30 properti dalam lima tahun ke depan. Komitmen tersebut disampaikan Founder & CEO MORA Group, Andhy Irawan, dalam acara HAM x MORA Group bertajuk “Seduluran Saklawase” yang digelar di kawasan Sudirman, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Andhy menegaskan bahwa strategi pertumbuhan perusahaan tidak hanya berorientasi pada ekspansi cepat, melainkan pada kualitas layanan dan sistem bisnis yang berkelanjutan.
Saat ini, MORA Group mengelola enam hotel yang telah beroperasi serta enam proyek tambahan yang masih dalam tahap pengembangan. Total terdapat 12 proyek properti yang sedang berjalan dengan pendekatan selektif terhadap lokasi dan konsep bisnis.
Pipeline 12 Proyek dan Agenda Pembukaan Hotel Baru
Pada 2026, dua properti baru dijadwalkan resmi beroperasi, yakni hotel di Ciwidey, Bandung pada April serta hotel di Palu, Sulawesi Tengah pada November. Ekspansi berikutnya akan menyasar kota strategis seperti Jakarta, Palembang, Balikpapan, dan Pasuruan, dengan target penyelesaian bertahap antara 2027 hingga 2028.

Langkah ini dinilai sejalan dengan tren pertumbuhan sektor pariwisata domestik yang semakin bergeser ke destinasi baru di luar kota besar, sekaligus membuka peluang ekonomi lokal melalui lapangan kerja dan peningkatan aktivitas wisata.
Kolaborasi Investasi Jepang dan Fokus Hotel Bintang Lima
MORA Group juga menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan capital asal Jepang yang berfokus pada investasi hotel bintang lima di Indonesia. Nilai investasi untuk satu proyek hotel premium disebut dapat mencapai sekitar Rp1 triliun, tergantung harga lahan dan kompleksitas pembangunan.
Melalui kerja sama tersebut, perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 500 hingga 700 kamar, dengan fokus utama di Jakarta sebagai pusat bisnis nasional. Sementara proyek di Surabaya dirancang dalam skala lebih kecil, sedangkan di Bali akan lebih banyak mengembangkan konsep vila yang sesuai karakter pasar wisata premium.
Ekspansi Internasional: Arab Saudi, Jepang, hingga Dubai
Tidak hanya memperkuat pasar domestik, MORA Group juga mulai memetakan ekspansi internasional melalui joint venture di Arab Saudi, khususnya di Jeddah dan Mekkah, dua kota dengan potensi besar dari sektor perjalanan religi dan wisata global.
Selain itu, perusahaan juga berencana mengakuisisi properti di Jepang serta tengah menjajaki peluang investasi di Dubai sebagai bagian dari strategi globalisasi brand hospitality Indonesia.
“Ekspansi lintas negara bukan sekadar diversifikasi bisnis, tetapi juga upaya meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat internasional”, tutup Andhy

