ARTOTEL Living World Kota Wisata Suguhkan Pengalaman Iftar Lebih Personal
Jakarta, Trendsetter.id — Kawasan Cibubur dan Timur Jakarta kini punya pilihan baru untuk menikmati momen berbuka puasa. ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur menghadirkan program spesial A Wishful Ramadan, sebuah pengalaman iftar yang menggabungkan kenyamanan, cita rasa, dan suasana hangat dalam satu destinasi lifestyle baru.
Program ini sekaligus menjadi perayaan Ramadan pertama sejak hotel resmi beroperasi, menjadikannya momentum penting dalam memperkenalkan properti sebagai alternatif tempat buka puasa modern di kawasan Kota Wisata.
Tren berbuka puasa di kalangan masyarakat urban kini mengalami pergeseran. Bukber tak lagi sekadar soal menu, tetapi juga atmosfer dan pengalaman berkumpul. Melalui konsep A Wishful Ramadan, ARTOTEL Living World Kota Wisata menghadirkan pengalaman berbuka yang lebih intimate di SITRO All Day Dining.
Tamu dapat menikmati beragam sajian khas Ramadan, mulai dari hidangan Nusantara, comfort food favorit keluarga, hingga pilihan dessert manis yang dirancang untuk menciptakan suasana santai dan akrab, baik bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.
Menurut Dicky Panjaitan, General Manager ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur, Ramadan tahun ini menjadi tonggak penting bagi hotel dalam membangun koneksi dengan komunitas sekitar.
Lebih dari sekadar menghadirkan hidangan berbuka, program ini dirancang sebagai ruang berkumpul yang menghadirkan rasa kebersamaan dalam suasana hangat dan penuh makna.
Langkah ini juga memperkuat posisi kawasan Kota Wisata sebagai emerging lifestyle hub baru di Timur Jakarta, terutama bagi keluarga muda dan profesional yang tinggal di area Cibubur dan sekitarnya.
Program A Wishful Ramadan tersedia sepanjang bulan Ramadan dengan penawaran: harga spesial Rp248.000 nett per orang (hingga 28 Februari 2026), harga normal Rp268.000 nett per orang, promo Pay 2 Get 3
Kehadiran ARTOTEL Living World Kota Wisata menandai tren baru industri hospitality: berkembangnya hotel lifestyle di kawasan penyangga Jakarta. Alih-alih menghadapi kemacetan menuju pusat kota, masyarakat kini cenderung memilih venue berkualitas yang dekat dengan tempat tinggal namun tetap menawarkan ambience premium.

