Gaya Hidup

Melodi Cinta Hidupkan Nostalgia 80-an dalam Format Broadway

Jakarta – Musik lawas tidak harus berhenti sebagai nostalgia. Di tangan generasi muda, lagu-lagu yang lekat dengan era 1980-an justru bisa dikemas ulang menjadi pertunjukan yang lebih dekat dengan penonton masa kini.

Gagasan itu terlihat dalam konser musikal “Melodi Cinta” produksi Broadwayang Production yang digelar di Jakarta, 9 Agustus 2026. Pertunjukan ini memadukan musik, tari, dialog, koreografi, dan adegan teatrikal dengan pendekatan ala Broadway yang diberi sentuhan Indonesia.

Hasilnya adalah pertunjukan yang berada di antara konser dan teater musikal. Penonton tidak hanya duduk menyaksikan penyanyi di atas panggung, tetapi diajak mengikuti cerita, bernyanyi, bahkan menikmati suasana secara lebih interaktif.

Melodi Cinta Hidupkan Nostalgia 80-an dalam Format Broadway

Salah satu momen yang paling kuat datang dari penampilan Ikang Fauzi, yang membawakan sejumlah lagu yang lekat dengan budaya pop era 1980-an hingga 1990-an.

“Catatan Si Boy” menjadi salah satu nomor yang membawa penonton kembali pada atmosfer kehidupan anak muda di masa tersebut. Penampilannya kemudian berkembang dengan “Preman” dan “Salam Terakhir”, sebelum ditutup melalui “Rumah Kita”.

Pilihan lagu tersebut bukan sekadar nostalgia musik. Di dalam pertunjukan, lagu menjadi pintu masuk untuk menghidupkan kembali karakter, gaya, dan suasana sebuah generasi melalui musik, kostum, serta koreografi.

Melodi Cinta Hidupkan Nostalgia 80-an dalam Format Broadway

“Buat saya, ini sesuatu yang berbeda. Ini bukan hanya pertunjukan musik biasa, tetapi sebuah pertunjukan yang menghadirkan sudut pandang generasi muda terhadap gaya pertunjukan dan kehidupan di era tersebut,” ujar Ikang Fauzi.

Menurutnya, pendekatan Broadwayang Production menarik karena budaya pop generasi sebelumnya dibaca kembali melalui perspektif generasi muda.

Project Manager sekaligus salah satu pendiri Broadwayang Production, Mikail Edwin Rizki, mengatakan “Melodi Cinta” merupakan eksperimen baru bagi timnya.

Selama ini Broadwayang Production lebih banyak mengembangkan teater musikal. Kali ini, format tersebut dipadukan dengan atmosfer konser untuk menciptakan pertunjukan yang lebih santai dan interaktif.

Melodi Cinta Hidupkan Nostalgia 80-an dalam Format Broadway

“Kami mencoba mengambil konsep pertunjukan Broadway, tetapi dikemas dengan nuansa yang sangat Indonesia. Biasanya kami membuat pertunjukan dalam bentuk teater musikal. Namun kali ini kami ingin mencoba sesuatu yang baru, yaitu konser musikal,” kata Mika.

Sebagian besar proses kreatif melibatkan talenta dan pekerja seni muda. Para performer tidak hanya dituntut bernyanyi, tetapi juga memiliki kemampuan akting dan menari untuk mengikuti kebutuhan cerita.

Pertunjukan turut menampilkan Ensamble Broadwayang, Afrilia Shinta Dewi, Fediano Hammam Akhyar, Aera Alexandra, Ganeshauman Taqwa, Nisrina Amalie Pisxesta, Furqonez Azamsyah, dan Fadhilah Utami Zahra. Musik diperkuat Tommy and Friends Band, sementara Elmo Hilyawan dan Soraya Haque menjadi host.

“Melodi Cinta” juga menjadi bagian dari proses eksplorasi Broadwayang Production untuk menemukan format pertunjukan yang sesuai dengan penonton masa kini.

Melodi Cinta Hidupkan Nostalgia 80-an dalam Format Broadway

Mika mengungkapkan, timnya tengah menyiapkan pertunjukan dengan skala lebih besar pada September mendatang. Pengalaman dari “Melodi Cinta” akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan karya berikutnya.

“Konsep ini masih dalam tahap awal. Kami juga masih melakukan trial and error. Kami menyadari bahwa pertunjukan kali ini mungkin belum 100 persen sempurna. Tetapi dari sini kami berharap bisa terus melakukan inovasi dan menghasilkan karya-karya baru,” katanya.

Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa nostalgia tidak harus selalu tampil dalam bentuk konser musik konvensional. Ketika lagu, cerita, kostum, tari, dan perspektif generasi muda bertemu, musik lawas bisa mendapatkan konteks baru dan menemukan pendengar dari generasi yang bahkan tidak mengalami langsung era ketika lagu-lagu tersebut populer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *